Senin, 6 Juli 2026 kapten Timnas Inggris, Harry Kane, mengakui pertandingan melawan Meksiko pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 menjadi salah satu laga paling berat yang dijalani timnya sepanjang turnamen. Menurutnya, duel tersebut berlangsung dengan intensitas tinggi sejak menit pertama hingga peluit akhir dibunyikan.
Kane menilai Meksiko tampil sangat agresif dan mampu memberikan tekanan yang konsisten kepada Inggris. Tim lawan beberapa kali menciptakan peluang berbahaya sehingga The Three Lions harus bekerja keras untuk mempertahankan keunggulan dan mengamankan kemenangan.
Sang kapten mengapresiasi semangat juang seluruh rekan setimnya yang tetap tenang meski pertandingan berjalan dalam tempo cepat. Ia menilai keberhasilan Inggris lolos ke perempatfinal tidak lepas dari kerja sama tim dan kemampuan para pemain menghadapi situasi sulit.
Menurut Kane, laga tersebut menguji mental sekaligus karakter skuad Inggris. Ketika Meksiko terus meningkatkan tekanan, para pemain mampu menjaga fokus dan tetap menjalankan strategi yang telah disiapkan oleh tim pelatih.
Penyerang berusia 32 tahun itu juga memberikan pujian kepada lini belakang dan penjaga gawang Jordan Pickford yang tampil solid sepanjang pertandingan. Sejumlah penyelamatan penting dan disiplin dalam bertahan menjadi salah satu faktor utama yang membuat Inggris mampu mengatasi perlawanan lawan.
Kane menegaskan bahwa kemenangan tersebut menjadi modal berharga menjelang babak perempatfinal. Namun, ia mengingatkan bahwa tantangan berikutnya akan semakin berat sehingga seluruh pemain harus segera mengalihkan fokus ke pertandingan selanjutnya.
Inggris dijadwalkan menghadapi Norwegia yang tengah menjadi sorotan setelah secara mengejutkan menyingkirkan Brasil. Kane menilai lawan berikutnya memiliki kualitas yang tidak boleh diremehkan dan membutuhkan persiapan yang maksimal.
Meski menyebut duel melawan Meksiko sebagai pertandingan yang “gila” karena berlangsung penuh drama dan tekanan, Kane berharap pengalaman tersebut justru membuat Inggris semakin percaya diri. Ia optimistis The Three Lions memiliki kemampuan untuk terus melangkah dan menjaga asa meraih gelar Piala Dunia 2026.