Jakarta, 28 September 2026 – Kepolisian Negara Republik Indonesia menyiagakan 2.373 personel untuk mengamankan rangkaian pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, Senin (28/9). Pengamanan dilakukan melalui Operasi Garuda Bakti 2026 untuk memastikan pertandingan berjalan aman, tertib, dan lancar. Dua pertandingan dijadwalkan berlangsung hari ini, yakni Singapura menghadapi Bangladesh dan Indonesia melawan Malaysia. Personel ditempatkan di berbagai titik yang berkaitan dengan penyelenggaraan pertandingan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan pengamanan mencakup kedatangan tim dan penonton, akses menuju stadion, jalannya pertandingan hingga proses kepulangan. Petugas juga disiapkan untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat di kawasan Senayan. Polri berharap seluruh rangkaian pertandingan dapat berlangsung tanpa gangguan keamanan maupun ketertiban. Penonton diminta ikut menjaga situasi agar pertandingan dapat dinikmati dengan nyaman.
Perhatian khusus diberikan pada pertandingan Indonesia melawan Malaysia yang dijadwalkan berlangsung pada malam hari. Jumlah penonton untuk pertandingan tersebut diperkirakan mencapai sekitar 60 ribu orang, lebih tinggi dibandingkan sekitar 38 ribu penonton ketika Indonesia menghadapi Singapura pada Jumat (25/9). Besarnya jumlah penonton membuat pengaturan akses masuk dan keluar kawasan GBK menjadi salah satu fokus pengamanan. Kepolisian juga menyiapkan langkah untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan menjelang dan setelah pertandingan.
Pengaturan lalu lintas di sekitar GBK akan diberlakukan secara situasional berdasarkan kondisi di lapangan. Apabila terjadi kepadatan di Jalan Gerbang Pemuda, kendaraan dari arah Semanggi dapat diarahkan menuju Slipi. Pengalihan juga dapat dilakukan di Jalan Asia Afrika serta kawasan Jalan Gatot Subroto apabila arus kendaraan meningkat. Masyarakat yang tidak berkepentingan dengan pertandingan diimbau mempertimbangkan kondisi lalu lintas sebelum melintas di sekitar Senayan.
Sejumlah kantong parkir juga telah disiapkan untuk menampung kendaraan penonton, antara lain di TVRI, Kemenpora, GBK Arena, Senayan Park, Lapangan ABC GBK, kawasan Aquatik, Jalan APEC, Parkir Timur, dan Plaza Tenggara. Kapasitas keseluruhan yang disiapkan mencapai 2.124 sepeda motor, 2.020 mobil, dan 150 bus. Penonton yang membawa kendaraan pribadi diminta memanfaatkan lokasi parkir resmi tersebut. Kepolisian mengingatkan kendaraan tidak diparkir di badan jalan karena berpotensi mengganggu kelancaran arus lalu lintas.
Pengamanan pertandingan di Jakarta merupakan bagian dari Operasi Garuda Bakti 2026 yang berlangsung pada 21 September hingga 6 Oktober. Secara keseluruhan, Polri menyiapkan 5.641 personel untuk mengamankan FIFA ASEAN Cup 2026 di Jakarta dan Jawa Barat. Kekuatan tersebut terdiri atas 102 personel unsur pimpinan dan staf, 3.834 personel di wilayah Polda Metro Jaya, serta 1.705 personel di wilayah Polda Jawa Barat. Pengamanan tidak hanya dilakukan di stadion, tetapi juga mencakup hotel, tempat latihan, bandara, serta rute perjalanan tim dan ofisial.
Polri meminta suporter mematuhi pemeriksaan dan arahan petugas selama berada di kawasan stadion serta tidak membawa barang yang dapat membahayakan keamanan. Penggunaan transportasi umum juga dianjurkan untuk mengurangi kepadatan kendaraan di sekitar GBK. Personel di lapangan diarahkan mengedepankan pengamanan profesional, humanis, dan terukur selama turnamen berlangsung. Dengan koordinasi antara petugas, panitia, dan penonton, kepolisian berharap dua pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK hari ini dapat berjalan tertib hingga seluruh penonton meninggalkan kawasan stadion.