Jakarta, 6 Mei 2026 — Badan Narkotika Nasional melantik sebanyak 3.717 pelajar sebagai bagian dari program Sobat Ananda Bersinar guna memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah.
Program tersebut bertujuan membentuk generasi muda yang aktif menyebarkan edukasi bahaya narkoba sekaligus menjadi penggerak lingkungan sekolah yang sehat dan bebas dari penyalahgunaan zat terlarang.
Dalam pelaksanaannya, para pelajar yang dilantik akan berperan sebagai duta atau agen perubahan di sekolah masing-masing. Mereka diharapkan mampu mengajak teman sebaya untuk menjauhi narkoba dan membangun budaya hidup positif.
BNN menilai pendekatan melalui pelajar dinilai efektif karena edukasi yang disampaikan oleh sesama remaja cenderung lebih mudah diterima di lingkungan sekolah. Selain itu, keterlibatan siswa juga diharapkan dapat memperkuat pengawasan sosial terhadap potensi penyalahgunaan narkotika di kalangan remaja.
Program Sobat Ananda Bersinar turut menekankan pentingnya penguatan karakter, kegiatan positif, dan literasi kesehatan bagi generasi muda agar tidak mudah terpengaruh lingkungan negatif.
Pengamat pendidikan dan kesehatan menyebut remaja menjadi kelompok yang rentan terhadap penyalahgunaan narkoba sehingga pencegahan sejak dini sangat penting dilakukan. Sekolah dinilai memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran dan ketahanan diri siswa.
Selain melibatkan pelajar, BNN juga terus mendorong kolaborasi dengan guru, orang tua, dan komunitas pendidikan untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan sehat.
Melalui pembentukan ribuan duta pelajar tersebut, pemerintah berharap upaya pencegahan narkoba dapat semakin kuat di lingkungan sekolah dan membantu menciptakan generasi muda yang sehat, produktif, dan bebas dari pengaruh narkotika.