Jakarta, 9 Mei 2026 – Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia menegaskan pentingnya menanamkan rasa cinta tanah air kepada generasi muda sejak usia dini sebagai bagian dari upaya memperkuat karakter kebangsaan.
Menurutnya, pendidikan mengenai nasionalisme tidak cukup hanya diberikan melalui teori di sekolah, tetapi juga perlu dibangun lewat kebiasaan, keteladanan, dan lingkungan yang mendukung semangat persatuan serta penghormatan terhadap keberagaman Indonesia.
Ia menyampaikan bahwa generasi muda merupakan penerus bangsa yang akan menentukan arah Indonesia di masa depan. Karena itu, pemahaman terhadap nilai-nilai kebangsaan dinilai sangat penting agar anak-anak tumbuh dengan rasa memiliki terhadap negara dan masyarakatnya.
Ketua MPR juga menyoroti tantangan perkembangan teknologi dan arus informasi global yang dinilai dapat memengaruhi pola pikir generasi muda apabila tidak diimbangi dengan pendidikan karakter yang kuat.
Selain keluarga, lembaga pendidikan disebut memiliki peran besar dalam menanamkan nilai kebangsaan, toleransi, dan semangat gotong royong kepada anak-anak sejak dini.
Pengamat pendidikan menilai pembentukan rasa cinta tanah air memang perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui pendekatan yang relevan dengan kehidupan generasi muda saat ini. Kegiatan budaya, sejarah, dan aktivitas sosial dianggap dapat membantu memperkuat nilai tersebut.
Dalam berbagai kesempatan, MPR RI memang aktif mendorong program sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan kepada pelajar dan mahasiswa guna memperkuat pemahaman tentang Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
Ketua MPR menegaskan bahwa rasa cinta tanah air bukan sekadar simbol atau slogan, tetapi tercermin dalam perilaku sehari-hari seperti menghargai perbedaan, menjaga persatuan, dan berkontribusi positif bagi masyarakat.
Sejumlah guru dan orang tua menyambut baik ajakan tersebut karena pendidikan karakter dinilai semakin penting di tengah perubahan sosial dan perkembangan teknologi yang cepat.
Dengan penanaman nilai kebangsaan sejak dini, diharapkan generasi muda Indonesia dapat tumbuh menjadi pribadi yang memiliki semangat nasionalisme kuat serta siap menjaga persatuan bangsa di masa depan.