Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di kawasan Stasiun Bogor akan dibongkar sebagai bagian dari penataan kawasan dan peningkatan fasilitas bagi pejalan kaki. Sebagai penggantinya, pemerintah berencana membangun pelican crossing yang dilengkapi lampu lalu lintas untuk memberikan akses penyeberangan yang lebih mudah, aman, dan ramah bagi seluruh pengguna jalan.
Kebijakan tersebut diambil setelah dilakukan kajian terhadap kebutuhan mobilitas masyarakat di sekitar Stasiun Bogor. Pelican crossing dinilai lebih efektif karena memungkinkan pejalan kaki menyeberang langsung di permukaan jalan tanpa harus menaiki maupun menuruni tangga seperti pada JPO.
Pemerintah memastikan pembangunan fasilitas baru tetap mengutamakan aspek keselamatan. Sistem lampu lalu lintas akan diatur agar memberikan waktu yang cukup bagi pejalan kaki untuk menyeberang, sekaligus menjaga kelancaran arus kendaraan yang melintas di kawasan tersebut.
Selama proses pembongkaran dan pembangunan berlangsung, masyarakat diimbau mengikuti petunjuk petugas serta menggunakan jalur penyeberangan yang telah disediakan. Rekayasa lalu lintas juga akan diterapkan apabila diperlukan untuk meminimalkan gangguan terhadap aktivitas pengguna jalan.
Penataan kawasan di sekitar Stasiun Bogor merupakan bagian dari upaya menciptakan lingkungan transportasi yang lebih terintegrasi dan nyaman. Kehadiran pelican crossing diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas bagi pejalan kaki, termasuk penyandang disabilitas, lansia, dan pengguna transportasi umum.
Melalui perubahan ini, pemerintah berharap mobilitas masyarakat di sekitar Stasiun Bogor menjadi lebih aman dan efisien. Penataan fasilitas penyeberangan juga diharapkan mampu mendukung pengembangan kawasan yang semakin ramah bagi pejalan kaki serta mendorong penggunaan transportasi publik.